Informasi Layanan

Traceability For Trust

Informasi Layanan

Informasi Layanan

Informasi mengenai kategori layanan yang tersedia di PT. Sasukutta Metrologi Indonesia.

Kalibrasi

PT Sasukutta Metrologi Indonesia menyediakan layanan kalibrasi alat ukur untuk membantu perusahaan, laboratorium, instansi pemerintah, industri, dan berbagai organisasi memastikan peralatan pengukuran yang digunakan memiliki kinerja yang dapat diketahui dan hasil pengukurannya memiliki ketertelusuran metrologi sesuai dengan kebutuhan.

Layanan kalibrasi Sasukutta ditujukan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pengendalian peralatan ukur internal, pemenuhan persyaratan sistem manajemen mutu, kebutuhan laboratorium, proses produksi, inspeksi, pengujian, hingga kebutuhan pemenuhan persyaratan pelanggan dan regulasi.

Laboratorium Kalibrasi Terakreditasi KAN ISO/IEC 17025

Dalam memberikan layanan kalibrasi, PT Sasukutta Metrologi Indonesia telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) berdasarkan SNI ISO/IEC 17025 dengan nomor LK-539-IDN untuk kegiatan laboratorium kalibrasi sesuai dengan ruang lingkup akreditasi yang dimiliki.

Akreditasi ini menunjukkan bahwa laboratorium telah dievaluasi terhadap persyaratan kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi sesuai standar SNI ISO/IEC 17025.

Sebagai laboratorium kalibrasi terakreditasi, pelaksanaan kalibrasi dilakukan dengan memperhatikan aspek-aspek penting seperti:

  • Kompetensi personel.
  • Metode kalibrasi.
  • Peralatan dan standar acuan.
  • Ketertelusuran metrologi.
  • Kondisi lingkungan.
  • Validitas metode.
  • Evaluasi hasil pengukuran.
  • Ketidakpastian pengukuran.
  • Jaminan mutu hasil kalibrasi.
  • Pengendalian dokumen dan rekaman.
  • Ketentuan teknis yang berlaku.

Catatan: Status akreditasi dan layanan kalibrasi terakreditasi berlaku sesuai dengan ruang lingkup akreditasi KAN yang dimiliki Sasukutta.

Apa Itu Kalibrasi?

Kalibrasi merupakan kegiatan yang menetapkan hubungan antara nilai yang ditunjukkan oleh alat ukur atau sistem pengukuran dengan nilai yang direalisasikan oleh standar ukur, dalam kondisi tertentu.

Kalibrasi dapat memberikan informasi mengenai penyimpangan penunjukan alat ukur terhadap nilai acuan serta parameter pengukuran lainnya yang relevan.

Hasil kalibrasi dapat digunakan sebagai dasar untuk mengetahui kondisi kinerja alat dan menentukan apakah alat masih sesuai dengan kebutuhan pengukuran yang ditetapkan oleh pengguna.

Mengapa Kalibrasi Penting?

Keandalan hasil pengukuran sangat bergantung pada kondisi dan karakteristik alat ukur yang digunakan.

Alat ukur dapat mengalami perubahan karakteristik akibat:

  • Usia penggunaan.
  • Intensitas pemakaian.
  • Keausan.
  • Benturan.
  • Perubahan suhu.
  • Kelembapan.
  • Getaran.
  • Kondisi lingkungan.
  • Perbaikan.
  • Penggantian komponen.
  • Faktor lainnya.

Kalibrasi membantu pengguna memperoleh informasi mengenai kondisi metrologis alat sehingga keputusan yang berkaitan dengan hasil pengukuran dapat dilakukan berdasarkan informasi yang lebih dapat dipertanggungjawabkan.

Ketertelusuran Metrologi

Salah satu aspek penting dalam kalibrasi adalah ketertelusuran metrologi.

Ketertelusuran metrologi merupakan sifat hasil pengukuran yang memungkinkan hasil tersebut dihubungkan ke suatu acuan melalui rantai kalibrasi yang tidak terputus dan terdokumentasi, dengan setiap tahapan memberikan kontribusi terhadap ketidakpastian pengukuran.

Melalui penerapan sistem kalibrasi yang sesuai, hasil pengukuran dapat dikaitkan dengan standar pengukuran yang menjadi acuannya.

Kalibrasi Berdasarkan SNI ISO/IEC 17025

SNI ISO/IEC 17025 merupakan standar yang digunakan untuk menetapkan persyaratan kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi.

Penerapan standar tersebut mencakup aspek manajemen dan teknis yang mendukung kemampuan laboratorium menghasilkan hasil kalibrasi yang valid dan dapat dipercaya.

Sebagai laboratorium yang telah memperoleh akreditasi KAN, Sasukutta menjalankan kegiatan laboratorium sesuai dengan persyaratan dan ruang lingkup akreditasi yang diberikan.

Jenis Alat Ukur yang Dilayani

Sasukutta melayani kebutuhan kalibrasi berbagai jenis alat ukur sesuai dengan ruang lingkup kemampuan dan akreditasi laboratorium, yang dapat mencakup besaran atau kelompok alat ukur seperti:

  • Massa.
  • Suhu.
  • Tekanan.
  • Dimensi/panjang.
  • Volume.
  • Kelistrikan.
  • Waktu dan frekuensi.
  • Besaran lainnya sesuai dengan ruang lingkup layanan.

Jenis alat, kapasitas, rentang ukur, metode, dan status akreditasi perlu dikonfirmasi berdasarkan ruang lingkup kalibrasi Sasukutta yang berlaku.

Kalibrasi untuk Industri dan Perusahaan

Layanan kalibrasi Sasukutta dapat digunakan untuk membantu perusahaan dalam mengendalikan peralatan pengukuran yang digunakan dalam:

  • Produksi.
  • Inspeksi.
  • Pengujian.
  • Laboratorium.
  • Quality control.
  • Quality assurance.
  • Penelitian dan pengembangan.
  • Monitoring proses.
  • Penerimaan bahan.
  • Pengendalian produk.
  • Kegiatan operasional lainnya.

Pengelolaan alat ukur yang dikalibrasi secara terencana dapat membantu perusahaan menjaga konsistensi dan keandalan proses pengukuran.

Kalibrasi untuk Sistem Manajemen Mutu

Kalibrasi peralatan ukur merupakan bagian penting dalam pengendalian sumber daya pemantauan dan pengukuran pada berbagai sistem manajemen.

Data hasil kalibrasi dapat digunakan sebagai salah satu bukti objektif dalam pengendalian peralatan pengukuran dan mendukung penerapan sistem manajemen mutu perusahaan.

Bagi organisasi yang menerapkan standar seperti ISO 9001, ISO/IEC 17025, atau standar lainnya yang mensyaratkan pengendalian peralatan ukur, program kalibrasi perlu direncanakan berdasarkan kebutuhan dan risiko pengukuran.

Kalibrasi Setelah Perbaikan

Alat ukur yang telah mengalami perbaikan atau penggantian komponen tertentu dapat mengalami perubahan karakteristik metrologis.

Oleh karena itu, setelah perbaikan perlu dilakukan evaluasi untuk menentukan apakah alat memerlukan kalibrasi kembali sebelum digunakan dalam kegiatan pengukuran yang membutuhkan ketertelusuran.

Alur pengelolaan dapat berupa:

Kerusakan → Perbaikan → Pemeriksaan → Kalibrasi → Evaluasi Hasil → Penggunaan Kembali

Hal ini membantu memastikan bahwa alat yang telah diperbaiki tidak hanya kembali berfungsi secara operasional, tetapi juga telah dievaluasi aspek pengukurannya sesuai kebutuhan.

Sertifikat Kalibrasi

Setelah kegiatan kalibrasi selesai, pelanggan memperoleh dokumentasi hasil kalibrasi sesuai dengan jenis layanan dan ketentuan yang berlaku.

Dokumentasi hasil kalibrasi dapat memuat informasi seperti:

  • Identitas alat.
  • Merek dan tipe.
  • Nomor seri.
  • Kondisi alat.
  • Metode kalibrasi.
  • Standar atau peralatan acuan.
  • Kondisi lingkungan.
  • Hasil pengukuran.
  • Penyimpangan atau koreksi.
  • Ketidakpastian pengukuran.
  • Informasi ketertelusuran.
  • Identitas laboratorium.
  • Informasi akreditasi apabila hasil diterbitkan dalam lingkup terakreditasi.

Kalibrasi On-Site

Untuk peralatan tertentu, kalibrasi dapat dilakukan di lokasi pelanggan (on-site) apabila metode, peralatan, kondisi lingkungan, dan ruang lingkup layanan memungkinkan.

Layanan on-site dapat menjadi solusi bagi perusahaan yang memiliki alat berukuran besar, sulit dipindahkan, terpasang permanen, atau memiliki konsekuensi operasional apabila harus dibawa keluar dari lokasi.

Pelaksanaan kalibrasi on-site tetap harus memenuhi persyaratan teknis dan metode yang berlaku.

Layanan Kalibrasi Sasukutta

Dengan pengalaman dan kompetensi di bidang metrologi, PT Sasukutta Metrologi Indonesia membantu pelanggan dalam mengelola kebutuhan kalibrasi secara profesional, mulai dari konsultasi awal, identifikasi alat, penjadwalan, pelaksanaan kalibrasi, hingga dokumentasi hasil.

Layanan dapat mencakup:

  • Konsultasi kebutuhan kalibrasi.
  • Identifikasi jenis alat ukur.
  • Pemeriksaan kebutuhan kalibrasi.
  • Penjadwalan kalibrasi.
  • Kalibrasi di laboratorium.
  • Kalibrasi on-site sesuai kemampuan dan ruang lingkup.
  • Dokumentasi hasil kalibrasi.
  • Konsultasi interpretasi hasil kalibrasi.
  • Rekomendasi pengelolaan alat ukur.

Mengapa Memilih Kalibrasi di Sasukutta?

Dengan menggunakan layanan kalibrasi PT Sasukutta Metrologi Indonesia, pelanggan mendapatkan dukungan dari laboratorium yang:

Terakreditasi KAN
Sasukutta telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) berdasarkan SNI ISO/IEC 17025 sesuai ruang lingkup akreditasi yang dimiliki.

Mengutamakan Ketertelusuran
Pelaksanaan kalibrasi memperhatikan ketertelusuran metrologi dan ketidakpastian pengukuran sesuai metode yang diterapkan.

Didukung Personel Kompeten
Kegiatan kalibrasi dilaksanakan oleh personel yang memiliki kompetensi sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Mendukung Kebutuhan Industri
Layanan dirancang untuk mendukung kebutuhan pengukuran di berbagai sektor industri, laboratorium, perusahaan, dan organisasi.

Dokumentasi Hasil yang Terstruktur
Hasil kalibrasi didokumentasikan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Konsultasikan Kebutuhan Kalibrasi Anda

Tidak yakin apakah alat ukur Anda perlu dikalibrasi? Tidak mengetahui interval kalibrasi yang tepat? Atau membutuhkan kalibrasi untuk banyak alat sekaligus?

PT Sasukutta Metrologi Indonesia siap membantu mengidentifikasi kebutuhan kalibrasi Anda.

Pelanggan dapat menyampaikan informasi mengenai:

  • Nama alat.
  • Merek dan tipe.
  • Nomor seri.
  • Kapasitas/rentang ukur.
  • Jumlah alat.
  • Lokasi alat.
  • Kebutuhan kalibrasi.
  • Riwayat kalibrasi sebelumnya.

Tim Sasukutta akan membantu mengidentifikasi kebutuhan layanan berdasarkan jenis alat dan ruang lingkup kalibrasi yang tersedia.

Komitmen Sasukutta terhadap Keandalan Pengukuran

Kalibrasi merupakan bagian penting dari sistem pengukuran yang dapat dipercaya. Melalui penerapan kompetensi laboratorium, metode yang sesuai, ketertelusuran metrologi, serta pengendalian mutu hasil kalibrasi, PT Sasukutta Metrologi Indonesia berkomitmen membantu pelanggan menjaga keandalan peralatan pengukurannya.

PT Sasukutta Metrologi Indonesia — Layanan Kalibrasi Terakreditasi KAN berdasarkan SNI ISO/IEC 17025, sesuai dengan ruang lingkup akreditasi yang dimiliki.

 

Metrologi Legal

PT Sasukutta Metrologi Indonesia menyediakan jasa pengurusan dan pendampingan kebutuhan metrologi legal bagi perusahaan, pemilik UTTP, produsen, importir, distributor, dan pelaku usaha yang menggunakan atau berkaitan dengan Alat Ukur, Alat Takar, Alat Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP).

Layanan ini bertujuan membantu pelanggan dalam memahami, mempersiapkan, dan mengelola berbagai kebutuhan administrasi maupun teknis yang berkaitan dengan penerapan metrologi legal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan persyaratan teknis yang berlaku.

Sasukutta membantu pelanggan mulai dari identifikasi kebutuhan metrologi legal, pemeriksaan kesiapan UTTP, persiapan dokumen, koordinasi, pengurusan, pendampingan proses, hingga pemantauan dan dokumentasi hasil, sesuai dengan ruang lingkup layanan yang disepakati.

Ruang Lingkup Jasa Pengurusan Metrologi Legal

Jasa pengurusan dan pendampingan metrologi legal dari Sasukutta dapat mencakup:

  • Konsultasi kebutuhan metrologi legal.
  • Identifikasi jenis dan fungsi UTTP.
  • Identifikasi kewajiban metrologi legal.
  • Pendataan dan inventarisasi UTTP.
  • Pemeriksaan status UTTP.
  • Pemeriksaan kesiapan dokumen.
  • Persiapan administrasi pengajuan.
  • Pendampingan tera dan tera ulang UTTP.
  • Jasa pengurusan tera dan tera ulang UTTP.
  • Pendampingan Persetujuan Tipe UTTP.
  • Jasa pengurusan Persetujuan Tipe UTTP.
  • Pendampingan pemeriksaan dan/atau pengujian sesuai kebutuhan.
  • Koordinasi dengan pihak atau instansi metrologi legal yang berwenang.
  • Pemantauan proses pengajuan.
  • Pengelolaan dokumentasi hasil.
  • Konsultasi tindak lanjut terhadap UTTP yang memerlukan perawatan atau perbaikan.
  • Pendampingan pengelolaan status UTTP perusahaan.

Ruang lingkup layanan dapat disesuaikan dengan jenis UTTP, jumlah alat, lokasi, tujuan penggunaan, kondisi alat, serta kebutuhan pelanggan.

Pengurusan Tera dan Tera Ulang

Salah satu layanan utama Sasukutta adalah membantu pelanggan dalam pengurusan dan pendampingan tera/tera ulang UTTP.

Layanan dapat mencakup:

  1. Pendataan UTTP.
  2. Identifikasi status tera.
  3. Pemeriksaan kesiapan alat.
  4. Persiapan dokumen.
  5. Koordinasi jadwal.
  6. Pengurusan proses peneraan.
  7. Pendampingan pelaksanaan.
  8. Pemantauan hasil.
  9. Dokumentasi hasil tera atau tera ulang.

Layanan ini sangat membantu perusahaan yang memiliki banyak UTTP atau UTTP yang digunakan di beberapa lokasi sehingga pengelolaan peneraan dapat dilakukan secara lebih terstruktur.

Pengurusan Persetujuan Tipe UTTP

Sasukutta juga menyediakan jasa pengurusan dan pendampingan Persetujuan Tipe UTTP bagi produsen, importir, distributor, maupun pelaku usaha.

Pendampingan dapat mencakup:

  • Identifikasi kebutuhan persetujuan tipe.
  • Review tipe dan model UTTP.
  • Pemeriksaan spesifikasi teknis.
  • Review dokumen teknis.
  • Persiapan dokumen administrasi.
  • Persiapan data teknis.
  • Persiapan sampel atau unit apabila diperlukan.
  • Koordinasi proses pengajuan.
  • Pendampingan pemeriksaan dan/atau pengujian.
  • Pemantauan proses evaluasi.
  • Tindak lanjut kekurangan dokumen atau data.
  • Dokumentasi hasil.

Dengan demikian, pelanggan mendapatkan bantuan dalam mengelola proses persetujuan tipe secara lebih sistematis.

Konsultasi dan Identifikasi Kebutuhan Metrologi Legal

Tidak semua perusahaan mengetahui secara pasti jenis kewajiban metrologi legal yang berkaitan dengan UTTP yang mereka gunakan.

Sasukutta dapat membantu melakukan identifikasi awal terhadap:

  • Jenis UTTP.
  • Fungsi alat.
  • Kapasitas alat.
  • Lokasi penggunaan.
  • Tujuan penggunaan.
  • Status peneraan.
  • Status persetujuan tipe apabila relevan.
  • Kondisi teknis alat.
  • Kebutuhan tera atau tera ulang.
  • Kebutuhan pengujian atau pemeriksaan.
  • Kebutuhan tindak lanjut lainnya.

Hasil identifikasi dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan langkah pengelolaan UTTP yang sesuai.

Pengelolaan Metrologi Legal untuk Perusahaan

Bagi perusahaan yang memiliki banyak UTTP, pengelolaan metrologi legal membutuhkan sistem pendataan dan pemantauan yang baik.

Sasukutta dapat membantu perusahaan dalam menyusun data pengelolaan UTTP seperti:

Data

Keterangan

Jenis UTTP

Jenis alat ukur

Merek/Tipe

Identitas alat

Nomor Seri

Identifikasi unit

Kapasitas

Kapasitas/rentang ukur

Lokasi

Tempat penggunaan

Status Tera

Status peneraan

Tera Terakhir

Riwayat peneraan

Tera Berikutnya

Kebutuhan tindak lanjut

Status Tipe

Informasi persetujuan tipe

Kondisi

Kondisi teknis alat

Tindak Lanjut

Perawatan/perbaikan/peneraan

Pendataan tersebut membantu perusahaan mengetahui UTTP mana yang sudah memenuhi ketentuan, mana yang membutuhkan tera ulang, dan mana yang membutuhkan tindak lanjut.

Pendampingan Saat Ditemukan Permasalahan UTTP

Dalam pengelolaan UTTP, terkadang ditemukan alat yang mengalami kerusakan, perubahan kondisi, atau masalah teknis.

Sasukutta dapat membantu melakukan identifikasi awal dan memberikan rekomendasi tindak lanjut, misalnya:

UTTP bermasalah → Pemeriksaan → Perawatan/Perbaikan → Pengujian/Verifikasi bila diperlukan → Pengurusan Metrologi Legal

Dengan pendekatan tersebut, pelanggan dapat lebih mudah menentukan langkah yang diperlukan sebelum UTTP kembali digunakan.

Jasa Pengurusan untuk Berbagai Sektor

Layanan pengurusan metrologi legal Sasukutta dapat ditujukan bagi berbagai sektor yang menggunakan UTTP, antara lain:

  • Perdagangan.
  • Industri.
  • Kelapa sawit.
  • Pertambangan.
  • Minyak dan gas.
  • Bahan bakar.
  • Pergudangan.
  • Logistik.
  • Transportasi.
  • Pelabuhan.
  • Industri pangan.
  • Industri kimia.
  • Manufaktur.
  • Perusahaan distribusi.
  • Pasar dan pusat perdagangan.
  • Sektor usaha lainnya yang menggunakan UTTP.

Keuntungan Menggunakan Jasa Pengurusan Sasukutta

Dengan menggunakan jasa pengurusan dan pendampingan PT Sasukutta Metrologi Indonesia, pelanggan dapat memperoleh:

  • Konsultasi kebutuhan metrologi legal.
  • Identifikasi kewajiban UTTP.
  • Bantuan persiapan dokumen.
  • Bantuan pengelolaan banyak UTTP.
  • Pendampingan proses tera/tera ulang.
  • Pengurusan persetujuan tipe.
  • Koordinasi proses dengan pihak terkait.
  • Pemantauan status pengurusan.
  • Dokumentasi hasil.
  • Penghematan waktu dan tenaga administrasi.
  • Pengelolaan UTTP yang lebih terstruktur.

Sasukutta sebagai Mitra Pengurusan Metrologi Legal

PT Sasukutta Metrologi Indonesia hadir sebagai mitra bagi perusahaan dan pelaku usaha dalam mengelola kebutuhan metrologi legal dan UTTP.

Kami membantu pelanggan bukan hanya dalam satu kegiatan, tetapi dalam rangkaian pengelolaan UTTP, mulai dari identifikasi kebutuhan, pemeriksaan kesiapan, perawatan dan perbaikan apabila diperlukan, pengurusan tera/tera ulang, pengurusan persetujuan tipe, hingga dokumentasi dan pemantauan status UTTP.

Dengan dukungan pengelolaan yang terstruktur, perusahaan dapat lebih mudah menjaga kepatuhan dan memastikan penggunaan UTTP sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penting untuk Dipahami

Sasukutta berperan sebagai penyedia jasa pengurusan, konsultasi, dan pendampingan. Penetapan hasil peneraan, penerbitan tanda tera, persetujuan tipe, maupun keputusan metrologi legal lainnya tetap menjadi kewenangan instansi atau pihak yang secara resmi berwenang berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Sasukutta membantu pelanggan mempersiapkan dan mengelola proses agar kebutuhan metrologi legal dapat dilaksanakan secara lebih mudah, tertib, efisien, dan terkoordinasi.

Konsultasikan Kebutuhan Metrologi Legal Anda

Apabila perusahaan Anda memiliki UTTP yang perlu ditera, ditera ulang, mendapatkan persetujuan tipe, atau membutuhkan pendampingan dalam pengurusan metrologi legal, PT Sasukutta Metrologi Indonesia siap membantu.

Sampaikan kepada kami informasi mengenai jenis UTTP, jumlah alat, kapasitas, lokasi, merek/tipe, serta status tera atau persetujuan tipe. Tim Sasukutta akan membantu mengidentifikasi kebutuhan dan tahapan pengurusan yang sesuai.

PT Sasukutta Metrologi Indonesia — Mitra Pengurusan dan Pendampingan Metrologi Legal untuk mewujudkan tertib ukur, kepastian pengukuran, dan perdagangan yang adil.

 

Perawatan & Perbaikan

Perawatan dan Perbaikan Alat Ukur merupakan layanan yang bertujuan menjaga kondisi, fungsi, keandalan, dan kinerja peralatan pengukuran agar tetap dapat digunakan sesuai dengan tujuan dan spesifikasi yang ditetapkan.

Alat ukur yang digunakan secara terus-menerus dapat mengalami penurunan kinerja akibat usia, intensitas penggunaan, lingkungan kerja, keausan komponen, benturan, korosi, gangguan mekanis, maupun kerusakan pada sistem elektronik. Kondisi tersebut dapat menyebabkan hasil pengukuran menjadi tidak stabil, menyimpang, atau bahkan tidak dapat digunakan.

Perawatan dan perbaikan diperlukan untuk menjaga keandalan alat, memperpanjang masa pakai, mengurangi risiko gangguan operasional, serta membantu mempertahankan kinerja metrologis alat ukur.

Tujuan Perawatan dan Perbaikan Alat Ukur

Perawatan dan perbaikan dilakukan untuk memastikan alat ukur tetap berada dalam kondisi yang layak digunakan.

Tujuan utamanya meliputi:

  • Menjaga kondisi fisik dan fungsi alat ukur.
  • Mempertahankan kinerja alat.
  • Mengurangi risiko kerusakan.
  • Mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
  • Mengatasi kerusakan atau penyimpangan fungsi.
  • Memperpanjang masa pakai peralatan.
  • Mengurangi downtime operasional.
  • Menjaga kestabilan hasil pengukuran.
  • Mendukung kesiapan alat untuk dikalibrasi.
  • Mendukung pengendalian peralatan ukur dalam sistem manajemen mutu.

Perawatan Alat Ukur

Perawatan merupakan kegiatan yang dilakukan secara terencana maupun berdasarkan kondisi alat untuk mempertahankan fungsi dan kondisi peralatan.

Perawatan dapat dilakukan dalam bentuk preventive maintenance, yaitu tindakan pencegahan sebelum terjadi kerusakan yang lebih serius.

Kegiatan perawatan dapat mencakup:

  • Pemeriksaan kondisi fisik.
  • Pembersihan alat.
  • Pemeriksaan komponen mekanis.
  • Pemeriksaan sambungan dan konektor.
  • Pemeriksaan kabel.
  • Pemeriksaan sumber daya.
  • Pemeriksaan display atau indikator.
  • Pemeriksaan tombol dan kontrol.
  • Pemeriksaan sensor.
  • Pemeriksaan sistem transmisi.
  • Pelumasan komponen tertentu apabila diperlukan.
  • Pemeriksaan kondisi lingkungan pemasangan.
  • Pemeriksaan fungsi dasar alat.
  • Pencatatan kondisi dan riwayat perawatan.

Perawatan dilakukan sesuai dengan karakteristik, konstruksi, petunjuk pabrikan, tingkat penggunaan, serta kondisi lingkungan alat.

Perbaikan Alat Ukur

Perbaikan merupakan tindakan yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi alat ukur yang mengalami kerusakan atau gangguan.

Perbaikan dapat dilakukan setelah ditemukan masalah pada saat penggunaan, pemeriksaan, pemeliharaan, pengujian, atau evaluasi kondisi alat.

Kegiatan perbaikan dapat meliputi:

  • Identifikasi sumber kerusakan.
  • Troubleshooting.
  • Pembongkaran bagian tertentu.
  • Perbaikan komponen mekanis.
  • Perbaikan sistem elektronik.
  • Perbaikan koneksi.
  • Penggantian komponen yang rusak.
  • Penggantian sensor.
  • Penggantian kabel atau konektor.
  • Perbaikan sistem indikator.
  • Penyetelan fungsi.
  • Pemeriksaan kembali setelah perbaikan.
  • Pengujian fungsi alat.

Jenis tindakan perbaikan disesuaikan dengan penyebab kerusakan dan kondisi aktual alat.

Preventive Maintenance

Preventive maintenance merupakan perawatan yang dilakukan secara terencana untuk mencegah kerusakan atau penurunan kinerja alat.

Program preventive maintenance dapat mencakup:

  1. Pemeriksaan kondisi alat secara berkala.
  2. Pembersihan komponen.
  3. Pemeriksaan sambungan dan sistem mekanis.
  4. Pemeriksaan sensor dan sistem elektronik.
  5. Pemeriksaan sumber daya.
  6. Pemeriksaan indikator.
  7. Pemeriksaan fungsi alat.
  8. Pemeriksaan kondisi lingkungan.
  9. Pencatatan hasil pemeriksaan.
  10. Penjadwalan tindakan pemeliharaan berikutnya.

Dengan preventive maintenance, potensi gangguan dapat diketahui lebih awal sebelum menyebabkan kerusakan yang lebih besar atau menghentikan kegiatan operasional.

Corrective Maintenance

Corrective maintenance dilakukan ketika alat telah mengalami gangguan, kerusakan, atau kondisi yang tidak sesuai.

Tahapannya dapat meliputi:

  • Identifikasi masalah.
  • Analisis penyebab kerusakan.
  • Penentuan tindakan perbaikan.
  • Penggantian komponen apabila diperlukan.
  • Perbaikan sistem.
  • Penyetelan.
  • Pengujian fungsi.
  • Verifikasi hasil perbaikan.
  • Dokumentasi tindakan yang dilakukan.

Corrective maintenance bertujuan mengembalikan alat ke kondisi operasional yang sesuai.

Troubleshooting Alat Ukur

Troubleshooting merupakan proses identifikasi dan analisis terhadap gangguan yang terjadi pada alat ukur.

Beberapa gejala yang dapat menjadi indikasi perlunya pemeriksaan antara lain:

  • Alat tidak dapat menyala.
  • Display tidak berfungsi.
  • Hasil pengukuran tidak stabil.
  • Penunjukan tidak konsisten.
  • Hasil pengukuran menyimpang.
  • Sensor tidak merespons.
  • Sistem mengalami error.
  • Komunikasi data terganggu.
  • Komponen mekanis macet.
  • Sistem mengalami kerusakan berulang.
  • Alat berhenti beroperasi.

Troubleshooting dilakukan untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebab sebelum ditentukan tindakan perbaikan yang tepat.

Penggantian Komponen

Apabila terdapat komponen yang mengalami kerusakan atau tidak lagi memenuhi fungsi yang diperlukan, penggantian komponen dapat dilakukan sesuai dengan jenis dan spesifikasi alat.

Komponen yang dapat memerlukan penggantian antara lain:

  • Sensor.
  • Load cell.
  • Kabel.
  • Konektor.
  • Power supply.
  • Baterai.
  • Display.
  • Modul elektronik.
  • Switch.
  • Komponen mekanis.
  • Komponen pendukung lainnya.

Penggantian komponen perlu memperhatikan kompatibilitas dan spesifikasi teknis agar tidak menyebabkan perubahan karakteristik alat yang tidak terkendali.

Perawatan dan Perbaikan Sistem Penimbangan

Sistem penimbangan merupakan salah satu kelompok alat ukur yang membutuhkan perawatan secara berkala, terutama pada lingkungan industri dengan intensitas penggunaan tinggi.

Perawatan dapat mencakup pemeriksaan:

  • Load cell.
  • Junction box.
  • Indicator.
  • Kabel.
  • Platform atau mekanisme timbang.
  • Pondasi dan struktur pendukung.
  • Sistem display.
  • Sistem komunikasi data.
  • Komponen mekanis.

Untuk sistem penimbangan, kondisi lingkungan seperti air, debu, lumpur, korosi, getaran, dan beban berlebih juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi kinerja sistem.

Perawatan dan Perbaikan Alat Ukur Volume dan Tangki

Pada peralatan pengukuran volume dan tangki, kondisi fisik dan konstruksi dapat memengaruhi hasil pengukuran.

Pemeriksaan dapat mencakup:

  • Kondisi tangki.
  • Sistem pengukuran level.
  • Sensor level.
  • Indikator.
  • Pipa dan sambungan.
  • Komponen pengukuran.
  • Sistem kontrol.
  • Perangkat pendukung.
  • Kondisi instalasi.

Setelah dilakukan perbaikan atau perubahan yang berpotensi memengaruhi karakteristik pengukuran, perlu dipertimbangkan verifikasi atau kalibrasi kembali sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Perawatan Alat Ukur Massa

Peralatan pengukuran massa, seperti timbangan dan neraca, membutuhkan perhatian terhadap kondisi mekanis, sensor, indikator, dan lingkungan penggunaannya.

Perawatan dapat meliputi:

  • Pembersihan platform atau pan.
  • Pemeriksaan load cell.
  • Pemeriksaan indikator.
  • Pemeriksaan kabel dan konektor.
  • Pemeriksaan struktur.
  • Pemeriksaan mekanisme.
  • Pemeriksaan fungsi zero.
  • Pemeriksaan kestabilan penunjukan.
  • Pemeriksaan fungsi lainnya sesuai jenis alat.

Perawatan dilakukan untuk membantu menjaga alat tetap dalam kondisi yang mendukung hasil pengukuran yang konsisten.

Perawatan Alat Ukur Suhu

Alat ukur suhu seperti termometer, thermohygrometer, temperature transmitter, dan data logger juga membutuhkan perawatan untuk menjaga fungsi sensor dan sistem elektronik.

Pemeriksaan dapat mencakup:

  • Sensor.
  • Kabel.
  • Display.
  • Baterai atau sumber daya.
  • Konektor.
  • Sistem komunikasi.
  • Kondisi fisik probe.
  • Kondisi lingkungan penggunaan.

Apabila terdapat perubahan karakteristik pengukuran, alat perlu dievaluasi dan dapat dilanjutkan dengan kalibrasi sesuai kebutuhan.

Perawatan Alat Ukur Tekanan

Peralatan pengukuran tekanan seperti pressure gauge, pressure transmitter, manometer, dan perangkat sejenis dapat mengalami gangguan akibat tekanan berlebih, getaran, korosi, kontaminasi, atau kerusakan mekanis.

Perawatan dapat meliputi:

  • Pemeriksaan kondisi fisik.
  • Pemeriksaan koneksi.
  • Pemeriksaan sistem sensing.
  • Pemeriksaan display.
  • Pemeriksaan kebocoran.
  • Pemeriksaan respons alat.
  • Pemeriksaan komponen pendukung.

Setelah dilakukan perbaikan, kinerja alat perlu dievaluasi untuk memastikan alat dapat berfungsi sesuai dengan kebutuhan penggunaannya.

Verifikasi dan Pengujian Setelah Perbaikan

Perbaikan alat ukur tidak selalu berarti alat langsung dapat digunakan untuk kegiatan pengukuran yang kritis.

Setelah perbaikan, diperlukan pemeriksaan atau pengujian untuk memastikan:

  • Fungsi alat telah kembali normal.
  • Komponen bekerja dengan baik.
  • Penunjukan alat stabil.
  • Sistem pengukuran berfungsi.
  • Tidak terdapat gangguan baru.
  • Alat memenuhi persyaratan operasional.

Apabila tindakan perbaikan berpotensi memengaruhi karakteristik metrologis alat, kalibrasi atau pengujian metrologis setelah perbaikan dapat diperlukan sebelum alat digunakan kembali untuk pengukuran yang membutuhkan ketertelusuran.

Hubungan Perawatan, Perbaikan, dan Kalibrasi

Perawatan, perbaikan, dan kalibrasi merupakan kegiatan yang berbeda tetapi saling berkaitan.

Perawatan bertujuan mempertahankan kondisi dan fungsi alat.

Perbaikan bertujuan mengembalikan fungsi alat yang mengalami kerusakan atau gangguan.

Kalibrasi bertujuan menentukan hubungan antara penunjukan alat dengan nilai yang direalisasikan oleh standar ukur, termasuk penyimpangan dan ketidakpastian pengukuran.

Dengan demikian, perbaikan tidak sama dengan kalibrasi.

Sebuah alat yang telah diperbaiki belum tentu secara otomatis dapat dinyatakan memiliki kinerja metrologis yang sesuai. Untuk alat yang membutuhkan ketertelusuran pengukuran, evaluasi atau kalibrasi setelah perbaikan perlu dilakukan sesuai dengan kebutuhan.

Perawatan dan Metrologi Legal

Untuk UTTP yang termasuk dalam ruang lingkup metrologi legal, perawatan dan perbaikan harus dilakukan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Perubahan, penggantian komponen, penyetelan, atau tindakan tertentu yang dapat memengaruhi karakteristik metrologis alat dapat berdampak terhadap status peneraan.

Oleh karena itu, setelah dilakukan perbaikan terhadap UTTP, perlu dilakukan evaluasi mengenai apakah alat memerlukan pengujian, tera, tera ulang, atau tindakan metrologi legal lainnya sesuai dengan jenis alat dan ketentuan yang berlaku.

Hal ini penting agar alat yang digunakan dalam kegiatan perdagangan atau kegiatan lain yang diatur tetap memenuhi persyaratan metrologi legal.

Manfaat Perawatan dan Perbaikan Alat Ukur

Program perawatan dan perbaikan yang baik memberikan berbagai manfaat, antara lain:

Meningkatkan Keandalan Alat

Peralatan yang dirawat dengan baik memiliki kondisi operasional yang lebih terkontrol.

Mengurangi Downtime

Pemeliharaan preventif dapat membantu mengurangi risiko kerusakan mendadak yang menghentikan kegiatan operasional.

Memperpanjang Masa Pakai

Perawatan yang tepat dapat membantu memperpanjang umur penggunaan alat dan mengurangi kebutuhan penggantian peralatan secara dini.

Mengurangi Biaya Operasional

Deteksi kerusakan sejak awal dapat membantu mencegah kerusakan yang lebih besar dan biaya perbaikan yang lebih tinggi.

Menjaga Kinerja Pengukuran

Alat yang berada dalam kondisi baik lebih mendukung konsistensi hasil pengukuran.

Mendukung Sistem Manajemen Mutu

Riwayat perawatan dan perbaikan dapat menjadi bagian dari dokumentasi pengendalian peralatan ukur.

Dokumentasi Perawatan dan Perbaikan

Setiap tindakan perawatan dan perbaikan sebaiknya didokumentasikan secara sistematis.

Dokumentasi dapat mencakup:

  • Identitas alat.
  • Nomor seri atau nomor inventaris.
  • Jenis alat.
  • Tanggal perawatan.
  • Kondisi sebelum perawatan.
  • Hasil pemeriksaan.
  • Jenis kerusakan.
  • Penyebab kerusakan.
  • Tindakan perbaikan.
  • Komponen yang diganti.
  • Hasil pengujian setelah perbaikan.
  • Teknisi atau pelaksana.
  • Tanggal penyelesaian.
  • Status alat setelah perbaikan.
  • Rekomendasi tindak lanjut.

Dokumentasi tersebut membantu perusahaan mengetahui riwayat alat dan menentukan program pemeliharaan berikutnya.

Kapan Alat Ukur Perlu Dirawat atau Diperbaiki?

Perawatan sebaiknya dilakukan secara terjadwal maupun berdasarkan kondisi alat.

Pemeriksaan atau perbaikan perlu dipertimbangkan apabila:

  • Alat menunjukkan gejala tidak normal.
  • Hasil pengukuran tidak stabil.
  • Alat mengalami benturan.
  • Alat terkena air atau kontaminasi.
  • Terjadi kerusakan fisik.
  • Komponen mengalami keausan.
  • Alat tidak dapat berfungsi normal.
  • Terjadi perubahan hasil pengukuran.
  • Alat mengalami gangguan berulang.
  • Setelah dilakukan pemindahan atau perubahan instalasi.
  • Sebelum atau setelah kalibrasi apabila ditemukan kondisi yang memerlukan tindakan.

Layanan Perawatan dan Perbaikan

Kami menyediakan layanan perawatan dan perbaikan alat ukur untuk membantu pelanggan menjaga peralatan pengukurannya tetap dalam kondisi operasional yang baik.

Layanan dapat mencakup:

  • Pemeriksaan kondisi alat.
  • Preventive maintenance.
  • Corrective maintenance.
  • Troubleshooting.
  • Identifikasi kerusakan.
  • Perbaikan komponen.
  • Penggantian komponen.
  • Penyetelan fungsi.
  • Pemeriksaan pascaperbaikan.
  • Pengujian fungsi.
  • Rekomendasi tindak lanjut.
  • Pendampingan untuk evaluasi kalibrasi setelah perbaikan.

Jenis tindakan disesuaikan dengan kondisi alat, konstruksi, spesifikasi teknis, ketersediaan komponen, dan kebutuhan pelanggan.

Komitmen terhadap Keandalan Alat Ukur

Alat ukur yang terawat dengan baik merupakan bagian penting dari sistem pengukuran yang andal. Perawatan yang terencana membantu mencegah kerusakan, sedangkan perbaikan yang tepat membantu mengembalikan fungsi alat ketika terjadi gangguan.

Namun, untuk memastikan aspek metrologisnya, perawatan dan perbaikan perlu ditempatkan sebagai bagian dari siklus pengelolaan alat ukur yang mencakup identifikasi, pemeliharaan, perbaikan, verifikasi atau kalibrasi, serta pemantauan kinerja.

Rawat alat ukur Anda secara berkala, tangani kerusakan sejak dini, dan pastikan kinerja pengukurannya tetap sesuai dengan kebutuhan operasional dan persyaratan yang berlaku.

 

Pengukuran & Inspeksi

PT Sasukutta Metrologi Indonesia menyediakan layanan Pengukuran dan Inspeksi untuk membantu perusahaan, industri, instansi, laboratorium, dan berbagai organisasi memperoleh informasi pengukuran serta hasil pemeriksaan terhadap objek, peralatan, instalasi, atau kondisi tertentu sesuai dengan kebutuhan teknis.

Kegiatan pengukuran dan inspeksi memiliki peranan penting dalam memastikan kondisi suatu objek atau sistem dapat diketahui secara objektif berdasarkan data dan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil pengukuran dan pemeriksaan dapat digunakan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan, pengendalian mutu, pemeliharaan, evaluasi kondisi, verifikasi, maupun pemenuhan persyaratan teknis.

Dengan dukungan kompetensi di bidang metrologi dan pengukuran, Sasukutta membantu pelanggan melaksanakan kegiatan pengukuran dan inspeksi secara sistematis, terdokumentasi, dan sesuai dengan kebutuhan teknis yang disepakati.

Apa Itu Pengukuran & Inspeksi?

Pengukuran merupakan proses memperoleh nilai besaran atau karakteristik suatu objek dengan menggunakan metode dan peralatan pengukuran yang sesuai.

Sementara itu, inspeksi merupakan kegiatan pemeriksaan terhadap suatu objek, peralatan, instalasi, proses, atau kondisi tertentu untuk menentukan kesesuaiannya terhadap persyaratan, spesifikasi, standar, atau kriteria yang telah ditentukan.

Keduanya dapat digunakan secara bersamaan.

Sebagai contoh, suatu objek dapat terlebih dahulu diperiksa secara visual, kemudian dilakukan pengukuran terhadap dimensi atau parameter tertentu, dan hasilnya dibandingkan dengan persyaratan yang telah ditetapkan.


Tujuan Pengukuran dan Inspeksi

Layanan Pengukuran & Inspeksi bertujuan memberikan informasi teknis yang dapat membantu pelanggan dalam mengambil keputusan.

Tujuan kegiatan dapat meliputi:

  • Mengetahui kondisi aktual suatu objek.
  • Menentukan nilai suatu besaran.
  • Memeriksa kesesuaian terhadap spesifikasi.
  • Memverifikasi dimensi atau karakteristik tertentu.
  • Mengidentifikasi potensi ketidaksesuaian.
  • Mendukung pengendalian kualitas.
  • Mendukung kegiatan pemeliharaan.
  • Mendukung penerimaan atau pemeriksaan barang.
  • Mendukung evaluasi kondisi peralatan.
  • Mendukung kegiatan engineering.
  • Mendukung investigasi teknis.
  • Mendukung dokumentasi kondisi aset.
  • Menyediakan data pengukuran untuk pengambilan keputusan.

Layanan Pengukuran

Sasukutta menyediakan layanan pengukuran sesuai dengan kebutuhan pelanggan, objek yang diukur, metode yang digunakan, serta kemampuan peralatan dan personel yang tersedia.

Kegiatan pengukuran dapat dilakukan terhadap berbagai parameter dan objek sesuai dengan ruang lingkup layanan.

Contoh kebutuhan pengukuran dapat meliputi:

  • Pengukuran dimensi.
  • Pengukuran panjang.
  • Pengukuran diameter.
  • Pengukuran ketebalan.
  • Pengukuran kerataan.
  • Pengukuran level.
  • Pengukuran suhu.
  • Pengukuran tekanan.
  • Pengukuran massa.
  • Pengukuran volume.
  • Pengukuran parameter lingkungan tertentu.
  • Pengukuran geometris.
  • Pengukuran parameter teknis lainnya sesuai kebutuhan.

Jenis pengukuran yang dapat dilayani perlu disesuaikan dengan metode, peralatan, kompetensi, kondisi objek, serta ruang lingkup layanan Sasukutta.


Layanan Inspeksi

Inspeksi dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi dan kesesuaian suatu objek berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

Kegiatan inspeksi dapat mencakup:

  • Pemeriksaan visual.
  • Pemeriksaan kondisi fisik.
  • Pemeriksaan dimensi.
  • Pemeriksaan konstruksi.
  • Pemeriksaan komponen.
  • Pemeriksaan instalasi.
  • Pemeriksaan identitas peralatan.
  • Pemeriksaan kondisi operasional.
  • Pemeriksaan fungsi tertentu.
  • Pemeriksaan terhadap spesifikasi.
  • Identifikasi ketidaksesuaian.
  • Dokumentasi hasil pemeriksaan.

Inspeksi dapat dilakukan sebagai kegiatan tersendiri maupun dikombinasikan dengan pengukuran.


Pengukuran Dimensi

Pengukuran dimensi merupakan salah satu kegiatan yang banyak dibutuhkan dalam industri, manufaktur, konstruksi, engineering, maupun pemeriksaan peralatan.

Pengukuran dapat dilakukan terhadap:

  • Panjang.
  • Lebar.
  • Tinggi.
  • Diameter.
  • Ketebalan.
  • Kedalaman.
  • Jarak.
  • Posisi.
  • Kerataan.
  • Kesikuan.
  • Dimensi geometris lainnya.

Data hasil pengukuran dapat digunakan untuk membandingkan kondisi aktual objek terhadap gambar teknik, spesifikasi, toleransi, atau persyaratan yang ditetapkan.


Pengukuran dan Inspeksi Tangki

Untuk industri yang menggunakan tangki sebagai fasilitas penyimpanan atau proses, pengukuran dan inspeksi dapat menjadi bagian penting dari pengendalian kondisi dan kapasitas fasilitas.

Kegiatan dapat mencakup pemeriksaan dan pengukuran terhadap aspek tertentu dari tangki sesuai kebutuhan, seperti:

  • Dimensi tangki.
  • Diameter.
  • Tinggi.
  • Kondisi fisik.
  • Kondisi konstruksi.
  • Komponen pendukung.
  • Level atau sistem pengukuran.
  • Kondisi instalasi.
  • Parameter geometris tertentu.

Untuk tangki ukur tetap silinder tegak (TUTSIT), kegiatan pengukuran atau pemeriksaan dapat dikaitkan dengan kebutuhan metrologi dan pengelolaan kapasitas tangki sesuai dengan tujuan kegiatan dan ketentuan yang berlaku.


Pengukuran dan Inspeksi Peralatan Industri

Peralatan industri bekerja dalam kondisi operasional yang dapat menyebabkan perubahan kondisi fisik maupun performa.

Sasukutta dapat membantu melakukan kegiatan pengukuran dan inspeksi terhadap peralatan tertentu untuk memperoleh informasi mengenai kondisi aktualnya.

Pemeriksaan dapat mencakup:

  • Kondisi fisik.
  • Dimensi.
  • Komponen mekanis.
  • Sistem pengukuran.
  • Sistem indikator.
  • Instalasi.
  • Kondisi sambungan.
  • Kondisi operasional.
  • Parameter teknis tertentu.

Hasil pemeriksaan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk menentukan kebutuhan perawatan, perbaikan, pengujian, atau tindakan teknis lainnya.


Pengukuran dan Inspeksi di Lokasi Pelanggan

Untuk objek yang berukuran besar, terpasang permanen, sulit dipindahkan, atau memiliki konsekuensi operasional apabila dibongkar, kegiatan dapat dilakukan secara on-site sesuai dengan karakteristik pekerjaan dan kemampuan layanan.

Pengukuran atau inspeksi di lokasi pelanggan dapat memberikan keuntungan seperti:

  • Tidak perlu memindahkan objek.
  • Mengurangi waktu penghentian operasional.
  • Pemeriksaan dilakukan pada kondisi aktual.
  • Memudahkan pemeriksaan instalasi.
  • Mendukung pemeriksaan aset berukuran besar.
  • Mengurangi risiko kerusakan akibat pemindahan.

Pelaksanaan on-site tetap memperhatikan kondisi lingkungan, keselamatan kerja, metode, peralatan, dan persyaratan teknis yang diperlukan.


Pengukuran untuk Pengendalian Kualitas

Data pengukuran merupakan salah satu komponen penting dalam pengendalian kualitas.

Hasil pengukuran dapat digunakan untuk mengetahui apakah suatu produk, komponen, atau proses berada dalam batas spesifikasi yang telah ditentukan.

Contohnya:

Spesifikasi → Pengukuran → Hasil Pengukuran → Evaluasi → Keputusan

Dengan data tersebut, perusahaan dapat menentukan apakah suatu produk atau komponen:

  • Memenuhi spesifikasi.
  • Memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
  • Memerlukan perbaikan.
  • Tidak memenuhi persyaratan.

Inspeksi Kondisi Peralatan

Inspeksi kondisi dapat dilakukan sebagai bagian dari program pemeliharaan atau evaluasi aset perusahaan.

Inspeksi dapat membantu mengidentifikasi:

  • Kerusakan fisik.
  • Keausan.
  • Korosi.
  • Deformasi.
  • Kebocoran.
  • Kerusakan komponen.
  • Perubahan kondisi.
  • Ketidaksesuaian instalasi.
  • Kondisi yang berpotensi mengganggu fungsi.

Hasil inspeksi dapat menjadi dasar untuk menentukan prioritas perawatan atau perbaikan.


Pengukuran dan Inspeksi untuk Industri

Layanan Pengukuran & Inspeksi Sasukutta dapat mendukung berbagai kebutuhan industri, antara lain:

  • Manufaktur.
  • Kelapa sawit.
  • Minyak dan gas.
  • Pertambangan.
  • Energi.
  • Industri pangan.
  • Industri kimia.
  • Pergudangan.
  • Logistik.
  • Transportasi.
  • Perdagangan.
  • Laboratorium.
  • Konstruksi.
  • Engineering.
  • Industri lainnya yang membutuhkan data pengukuran dan pemeriksaan teknis.

Hubungan Pengukuran, Kalibrasi, dan Inspeksi

Pengukuran, kalibrasi, dan inspeksi merupakan kegiatan yang berbeda meskipun saling berkaitan.

Pengukuran menghasilkan informasi mengenai nilai suatu besaran atau karakteristik objek.

Kalibrasi menentukan hubungan antara penunjukan alat ukur dan nilai yang direalisasikan oleh standar ukur dalam kondisi tertentu.

Inspeksi melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap objek berdasarkan persyaratan atau kriteria tertentu.

Contohnya:

Alat ukur digunakan untuk melakukan pengukuran → alat ukur dikalibrasi untuk memastikan karakteristik pengukurannya diketahui → hasil pengukuran digunakan dalam kegiatan inspeksi.

Oleh karena itu, ketiga kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari sistem pengukuran dan pengendalian mutu yang saling mendukung.


Pentingnya Alat Ukur yang Terkendali

Dalam kegiatan pengukuran, kualitas hasil tidak hanya bergantung pada kemampuan personel dan metode, tetapi juga pada kondisi peralatan yang digunakan.

Oleh karena itu, peralatan ukur yang digunakan dalam kegiatan pengukuran perlu dikelola dengan baik.

Pengelolaan dapat meliputi:

  • Identifikasi alat.
  • Pemeriksaan kondisi.
  • Kalibrasi.
  • Verifikasi.
  • Pemeliharaan.
  • Pengendalian status alat.
  • Penyimpanan yang sesuai.
  • Pencatatan riwayat penggunaan.

Hal tersebut membantu memastikan peralatan yang digunakan mendukung kualitas hasil pengukuran.


Metode Pengukuran dan Inspeksi

Metode yang digunakan dalam kegiatan pengukuran dan inspeksi disesuaikan dengan:

  • Jenis objek.
  • Parameter yang diukur.
  • Tingkat ketelitian yang dibutuhkan.
  • Kondisi lingkungan.
  • Tujuan pengukuran.
  • Persyaratan pelanggan.
  • Standar atau spesifikasi yang digunakan.
  • Kemampuan peralatan.
  • Kompetensi personel.

Apabila pelanggan memiliki standar, gambar teknik, spesifikasi, toleransi, atau kriteria tertentu, informasi tersebut dapat digunakan sebagai dasar dalam merencanakan kegiatan.


Dokumentasi Hasil Pengukuran dan Inspeksi

Setiap kegiatan pengukuran dan inspeksi perlu didukung dengan dokumentasi yang sesuai.

Dokumentasi dapat memuat:

  • Identitas pelanggan.
  • Identitas objek.
  • Lokasi kegiatan.
  • Tanggal pelaksanaan.
  • Metode yang digunakan.
  • Peralatan yang digunakan.
  • Kondisi lingkungan apabila relevan.
  • Hasil pengukuran.
  • Hasil pemeriksaan.
  • Foto atau dokumentasi visual apabila diperlukan.
  • Kriteria penerimaan.
  • Temuan ketidaksesuaian.
  • Kesimpulan atau rekomendasi sesuai ruang lingkup pekerjaan.

Dokumentasi tersebut membantu pelanggan memiliki rekaman teknis yang dapat digunakan untuk kebutuhan internal maupun tindak lanjut.


Pengukuran dan Inspeksi untuk Mendukung Perawatan

Data pengukuran dan hasil inspeksi dapat menjadi dasar dalam menentukan program pemeliharaan.

Contohnya:

Inspeksi → Ditemukan ketidaksesuaian → Pengukuran → Analisis kondisi → Perawatan/Perbaikan → Pemeriksaan kembali

Dengan pendekatan tersebut, keputusan perawatan dapat didukung oleh data aktual dan bukan hanya berdasarkan perkiraan.


Pengukuran dan Inspeksi untuk Mendukung Sistem Manajemen Mutu

Data hasil pengukuran dan inspeksi dapat menjadi bagian dari dokumentasi sistem manajemen mutu perusahaan.

Hasil kegiatan dapat digunakan untuk:

  • Monitoring proses.
  • Pengendalian kualitas.
  • Evaluasi pemasok.
  • Pemeriksaan penerimaan.
  • Pemantauan kondisi aset.
  • Investigasi ketidaksesuaian.
  • Evaluasi efektivitas perbaikan.
  • Pengambilan keputusan berbasis data.

Hal ini mendukung penerapan budaya pengambilan keputusan berdasarkan bukti dan data pengukuran.


Jasa Pengukuran dan Inspeksi PT Sasukutta Metrologi Indonesia

PT Sasukutta Metrologi Indonesia menyediakan jasa Pengukuran dan Inspeksi untuk membantu pelanggan memperoleh informasi teknis yang diperlukan dalam pengendalian kualitas, evaluasi kondisi, pemeliharaan, engineering, dan kebutuhan operasional lainnya.

Layanan Sasukutta dapat mencakup:

  • Konsultasi kebutuhan pengukuran.
  • Identifikasi objek dan parameter.
  • Penyusunan rencana pengukuran.
  • Pengukuran di laboratorium atau lokasi pelanggan sesuai kemampuan layanan.
  • Pengukuran dimensi.
  • Pengukuran parameter teknis tertentu.
  • Pemeriksaan kondisi fisik.
  • Inspeksi peralatan.
  • Inspeksi instalasi.
  • Pemeriksaan kesesuaian terhadap spesifikasi.
  • Dokumentasi hasil.
  • Penyusunan laporan hasil pengukuran/inspeksi.
  • Rekomendasi tindak lanjut sesuai ruang lingkup pekerjaan.

Jenis dan ruang lingkup layanan disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, metode yang tersedia, kompetensi personel, peralatan yang digunakan, serta ruang lingkup layanan Sasukutta.


Keunggulan Layanan Pengukuran & Inspeksi Sasukutta

Dengan pengalaman di bidang metrologi dan pengukuran, Sasukutta berkomitmen memberikan layanan yang mengutamakan:

Pendekatan berbasis pengukuran
Hasil pemeriksaan didukung oleh data pengukuran apabila diperlukan.

Personel yang kompeten
Kegiatan dilaksanakan oleh personel dengan kompetensi yang sesuai dengan pekerjaan.

Metode yang sesuai
Metode pengukuran dan inspeksi disesuaikan dengan objek dan tujuan kegiatan.

Dokumentasi yang jelas
Hasil kegiatan didokumentasikan sehingga dapat digunakan sebagai rekaman teknis.

Layanan on-site
Untuk pekerjaan tertentu, kegiatan dapat dilakukan langsung di lokasi pelanggan.

Terintegrasi dengan layanan metrologi lainnya
Kebutuhan pengukuran dan inspeksi dapat dikaitkan dengan layanan kalibrasi, perawatan, perbaikan, serta pengelolaan metrologi legal sesuai kebutuhan.


Konsultasikan Kebutuhan Pengukuran & Inspeksi

Setiap objek memiliki karakteristik dan kebutuhan pengukuran yang berbeda. Karena itu, sebelum pekerjaan dilaksanakan, Sasukutta dapat membantu melakukan identifikasi awal mengenai:

  • Apa yang akan diukur atau diperiksa.
  • Parameter yang diperlukan.
  • Lokasi objek.
  • Spesifikasi atau standar acuan.
  • Tingkat ketelitian yang dibutuhkan.
  • Kondisi objek.
  • Jumlah objek.
  • Kebutuhan laporan.
  • Tujuan pengukuran atau inspeksi.

Dengan informasi tersebut, metode dan lingkup pekerjaan dapat ditentukan secara lebih tepat.

Komitmen Sasukutta

PT Sasukutta Metrologi Indonesia berkomitmen membantu pelanggan memperoleh data pengukuran dan informasi kondisi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan teknis.

Melalui layanan Pengukuran & Inspeksi, Sasukutta mendukung perusahaan dalam menjaga kualitas, mengevaluasi kondisi peralatan, mengendalikan proses, serta meningkatkan keandalan sistem pengukuran.

Sasukutta — Pengukuran yang tepat, inspeksi yang terarah, dan informasi teknis untuk mendukung keputusan yang lebih baik.

 

Konsultasi & Pelatihan

PT Sasukutta Metrologi Indonesia menyediakan layanan Konsultasi dan Pelatihan di bidang metrologi, pengukuran, kalibrasi, metrologi legal, sistem manajemen mutu, serta pengelolaan peralatan ukur untuk membantu perusahaan, laboratorium, instansi pemerintah, industri, dan organisasi meningkatkan kompetensi personel serta membangun sistem pengukuran yang andal.

Perkembangan industri dan tuntutan terhadap kualitas hasil pengukuran membuat organisasi tidak hanya membutuhkan peralatan yang tepat, tetapi juga membutuhkan personel yang kompeten, metode yang sesuai, sistem yang terdokumentasi, dan proses pengukuran yang dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui layanan konsultasi dan pelatihan, Sasukutta membantu pelanggan memahami aspek teknis maupun manajerial yang berkaitan dengan pengukuran dan metrologi, serta menerapkannya sesuai dengan kebutuhan organisasi.


Layanan Konsultasi

Konsultasi Sasukutta ditujukan untuk membantu pelanggan mengidentifikasi permasalahan, menentukan kebutuhan, menyusun solusi, dan meningkatkan efektivitas pengelolaan metrologi dan pengukuran.

Konsultasi dapat dilakukan berdasarkan kondisi aktual organisasi, kebutuhan operasional, persyaratan standar, maupun permasalahan teknis yang dihadapi.

Ruang Lingkup Konsultasi

Layanan konsultasi dapat mencakup:

  • Konsultasi metrologi.
  • Konsultasi sistem pengukuran.
  • Konsultasi kalibrasi.
  • Konsultasi pengelolaan alat ukur.
  • Konsultasi ketertelusuran metrologi.
  • Konsultasi ketidakpastian pengukuran.
  • Konsultasi ISO/IEC 17025.
  • Konsultasi ISO 9001.
  • Konsultasi sistem manajemen mutu.
  • Konsultasi metrologi legal.
  • Konsultasi UTTP.
  • Konsultasi tera dan tera ulang.
  • Konsultasi persetujuan tipe UTTP.
  • Konsultasi pengembangan laboratorium kalibrasi.
  • Konsultasi teknis pengukuran.
  • Konsultasi evaluasi metode.
  • Konsultasi pengendalian peralatan ukur.
  • Konsultasi persiapan audit.
  • Konsultasi peningkatan kompetensi personel.

Ruang lingkup konsultasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi organisasi.


Konsultasi Metrologi

Metrologi merupakan fondasi bagi kegiatan pengukuran yang dapat dipercaya.

Sasukutta membantu pelanggan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip metrologi dalam kegiatan operasional maupun sistem manajemen.

Konsultasi dapat membahas:

  • Konsep dasar metrologi.
  • Sistem satuan.
  • Ketertelusuran metrologi.
  • Standar pengukuran.
  • Hierarki standar.
  • Sistem pengukuran.
  • Karakteristik alat ukur.
  • Kesalahan pengukuran.
  • Koreksi.
  • Ketidakpastian pengukuran.
  • Evaluasi hasil pengukuran.
  • Pengendalian alat ukur.

Konsultasi Kalibrasi

Sasukutta membantu pelanggan menentukan strategi pengelolaan kalibrasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Konsultasi dapat mencakup:

  • Identifikasi alat yang membutuhkan kalibrasi.
  • Penentuan kebutuhan kalibrasi.
  • Penyusunan program kalibrasi.
  • Penentuan interval kalibrasi.
  • Evaluasi hasil kalibrasi.
  • Interpretasi sertifikat kalibrasi.
  • Pengendalian status kalibrasi.
  • Pengelolaan alat standar.
  • Ketertelusuran standar.
  • Pemilihan laboratorium kalibrasi.
  • Evaluasi kebutuhan kalibrasi eksternal maupun internal.

Konsultasi dapat membantu perusahaan membangun program kalibrasi yang efektif dan sesuai dengan tingkat risiko pengukuran.


Konsultasi ISO/IEC 17025

Bagi organisasi yang mengoperasikan atau akan membangun laboratorium pengujian maupun kalibrasi, Sasukutta menyediakan konsultasi terkait penerapan SNI ISO/IEC 17025.

Konsultasi dapat mencakup aspek:

Persyaratan Umum

  • Ketidakberpihakan.
  • Kerahasiaan.

Persyaratan Struktural

  • Struktur organisasi.
  • Tanggung jawab.
  • Kewenangan.
  • Pengelolaan laboratorium.

Persyaratan Sumber Daya

  • Personel.
  • Fasilitas.
  • Kondisi lingkungan.
  • Peralatan.
  • Ketertelusuran metrologi.
  • Produk dan jasa eksternal.

Persyaratan Proses

  • Review permintaan.
  • Pemilihan metode.
  • Verifikasi dan validasi metode.
  • Sampling.
  • Penanganan barang yang diuji atau dikalibrasi.
  • Rekaman teknis.
  • Evaluasi ketidakpastian.
  • Jaminan validitas hasil.
  • Pelaporan hasil.
  • Pengaduan.
  • Pekerjaan tidak sesuai.

Sistem Manajemen

  • Dokumentasi.
  • Pengendalian dokumen.
  • Risiko dan peluang.
  • Peningkatan.
  • Tindakan korektif.
  • Audit internal.
  • Tinjauan manajemen.

Konsultasi ISO 9001

Sasukutta juga dapat membantu organisasi memahami dan menerapkan prinsip Sistem Manajemen Mutu ISO 9001.

Konsultasi dapat diarahkan pada:

  • Konteks organisasi.
  • Identifikasi risiko dan peluang.
  • Perencanaan mutu.
  • Pengendalian proses.
  • Pengelolaan sumber daya.
  • Kompetensi personel.
  • Pengendalian informasi terdokumentasi.
  • Evaluasi kinerja.
  • Audit internal.
  • Tindakan korektif.
  • Peningkatan berkelanjutan.

Pendekatan konsultasi disesuaikan dengan proses dan karakteristik organisasi.


Konsultasi Ketidakpastian Pengukuran

Ketidakpastian pengukuran merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan pengukuran dan kalibrasi.

Sasukutta dapat memberikan konsultasi mengenai:

  • Konsep ketidakpastian pengukuran.
  • Sumber-sumber ketidakpastian.
  • Identifikasi komponen ketidakpastian.
  • Evaluasi Tipe A.
  • Evaluasi Tipe B.
  • Distribusi probabilitas.
  • Koefisien sensitivitas.
  • Korelasi.
  • Ketidakpastian baku.
  • Ketidakpastian gabungan.
  • Faktor cakupan.
  • Ketidakpastian diperluas.
  • Penyajian hasil.
  • Evaluasi model pengukuran.

Konsultasi dapat disesuaikan dengan jenis besaran dan metode pengukuran yang digunakan pelanggan.


Konsultasi Metrologi Legal

Sasukutta juga menyediakan konsultasi mengenai kebutuhan metrologi legal dan UTTP.

Konsultasi dapat mencakup:

  • Identifikasi UTTP.
  • Status peneraan.
  • Kebutuhan tera.
  • Kebutuhan tera ulang.
  • Persetujuan tipe.
  • Pengelolaan UTTP.
  • Pemeriksaan kesiapan UTTP.
  • Persiapan dokumen.
  • Pengurusan tera/tera ulang.
  • Pengurusan persetujuan tipe.
  • Tindak lanjut terhadap UTTP yang mengalami permasalahan.

Konsultasi dapat membantu perusahaan memahami kebutuhan metrologi legal sebelum melakukan proses pengurusan kepada instansi yang berwenang.


Konsultasi Pengelolaan Peralatan Ukur

Pengelolaan peralatan ukur yang baik merupakan bagian penting dari sistem pengukuran.

Sasukutta dapat membantu perusahaan menyusun sistem pengelolaan alat ukur yang mencakup:

Identifikasi → Registrasi → Klasifikasi → Kalibrasi → Verifikasi → Pemeliharaan → Penggunaan → Pemantauan → Evaluasi → Pengendalian

Konsultasi dapat mencakup:

  • Inventarisasi alat ukur.
  • Identifikasi status alat.
  • Penomoran alat.
  • Penentuan status kalibrasi.
  • Penjadwalan kalibrasi.
  • Penentuan interval.
  • Evaluasi kondisi alat.
  • Pengendalian alat tidak sesuai.
  • Riwayat perawatan.
  • Riwayat perbaikan.
  • Riwayat kalibrasi.

Konsultasi Pengembangan Laboratorium Kalibrasi

Bagi organisasi yang berencana membangun atau mengembangkan laboratorium kalibrasi, Sasukutta dapat memberikan konsultasi terkait persiapan sistem dan infrastruktur.

Konsultasi dapat meliputi:

  • Analisis kebutuhan laboratorium.
  • Penentuan ruang lingkup.
  • Infrastruktur.
  • Kondisi lingkungan.
  • Peralatan standar.
  • Ketertelusuran.
  • Metode kalibrasi.
  • Kompetensi personel.
  • Dokumentasi.
  • Sistem manajemen.
  • Ketidakpastian pengukuran.
  • Validasi/verifikasi metode.
  • Jaminan validitas hasil.
  • Persiapan audit.

Pelatihan

Selain konsultasi, PT Sasukutta Metrologi Indonesia menyediakan berbagai program pelatihan dan peningkatan kompetensi untuk personel yang bekerja di bidang metrologi, laboratorium, pengukuran, quality control, quality assurance, engineering, maupun sistem manajemen.

Pelatihan dapat diselenggarakan secara:

  • In-house training di lokasi pelanggan.
  • Public training sesuai program yang tersedia.
  • Pelatihan tatap muka.
  • Pelatihan online.
  • Workshop.
  • Bimbingan teknis.
  • Coaching.
  • Pendampingan implementasi.

Metode pelatihan dapat dikombinasikan antara materi teori, studi kasus, diskusi, latihan, simulasi, dan praktik sesuai dengan topik yang diberikan.


Topik Pelatihan Metrologi

Sasukutta dapat menyelenggarakan pelatihan dengan topik seperti:

  • Dasar-dasar metrologi.
  • Dasar-dasar pengukuran.
  • Sistem satuan SI.
  • Ketertelusuran metrologi.
  • Standar pengukuran.
  • Karakteristik alat ukur.
  • Kesalahan pengukuran.
  • Evaluasi hasil pengukuran.
  • Pengelolaan alat ukur.
  • Dasar-dasar kalibrasi.
  • Interpretasi hasil kalibrasi.
  • Ketidakpastian pengukuran.

Pelatihan Kalibrasi

Pelatihan kalibrasi dapat dirancang sesuai dengan tingkat kompetensi peserta.

Materi dapat mencakup:

  • Konsep dasar kalibrasi.
  • Prinsip kalibrasi.
  • Persiapan kalibrasi.
  • Pemilihan metode.
  • Penggunaan standar.
  • Pelaksanaan pengukuran.
  • Pengolahan data.
  • Koreksi.
  • Ketidakpastian pengukuran.
  • Evaluasi hasil.
  • Penyusunan sertifikat atau laporan.
  • Ketertelusuran hasil kalibrasi.

Untuk pelatihan teknis tertentu, materi dapat dikembangkan berdasarkan jenis alat ukur atau besaran yang digunakan peserta.


Pelatihan SNI ISO/IEC 17025

Program pelatihan ISO/IEC 17025 dapat ditujukan kepada:

  • Manajer laboratorium.
  • Manajer teknis.
  • Manajer mutu.
  • Analis.
  • Kalibrator.
  • Auditor internal.
  • Personel laboratorium.
  • Personel yang terlibat dalam sistem manajemen.

Topik pelatihan dapat mencakup:

  • Interpretasi persyaratan ISO/IEC 17025.
  • Implementasi sistem manajemen.
  • Manajemen risiko.
  • Ketidakberpihakan.
  • Kerahasiaan.
  • Kompetensi personel.
  • Pengendalian peralatan.
  • Ketertelusuran metrologi.
  • Verifikasi dan validasi metode.
  • Ketidakpastian pengukuran.
  • Jaminan validitas hasil.
  • Audit internal.
  • Tindakan korektif.
  • Tinjauan manajemen.

Pelatihan Ketidakpastian Pengukuran

Pelatihan ketidakpastian dapat dirancang mulai dari tingkat dasar hingga aplikasi teknis.

Materi dapat mencakup:

  1. Konsep dasar ketidakpastian.
  2. Sumber ketidakpastian.
  3. Model pengukuran.
  4. Evaluasi Tipe A.
  5. Evaluasi Tipe B.
  6. Distribusi probabilitas.
  7. Koefisien sensitivitas.
  8. Ketidakpastian standar.
  9. Ketidakpastian gabungan.
  10. Faktor cakupan.
  11. Ketidakpastian diperluas.
  12. Penyusunan budget ketidakpastian.
  13. Studi kasus.
  14. Praktik perhitungan.

Pelatihan Audit Internal

Sasukutta dapat memberikan pelatihan Audit Internal untuk membantu organisasi meningkatkan kemampuan personel dalam merencanakan dan melaksanakan audit.

Materi dapat mencakup:

  • Prinsip audit.
  • Program audit.
  • Perencanaan audit.
  • Penyusunan checklist.
  • Teknik wawancara.
  • Pengumpulan bukti objektif.
  • Identifikasi temuan.
  • Klasifikasi ketidaksesuaian.
  • Penyusunan laporan audit.
  • Tindakan korektif.
  • Verifikasi efektivitas tindakan korektif.

Pelatihan dapat diarahkan untuk kebutuhan sistem manajemen ISO 9001 maupun ISO/IEC 17025.


Pelatihan Metrologi Legal dan UTTP

Untuk organisasi yang menggunakan atau mengelola UTTP, Sasukutta dapat memberikan pelatihan mengenai:

  • Dasar metrologi legal.
  • Pengenalan UTTP.
  • Tera dan tera ulang.
  • Persetujuan tipe.
  • Pengelolaan UTTP.
  • Pemeriksaan kondisi UTTP.
  • Identifikasi status peneraan.
  • Pengendalian UTTP perusahaan.
  • Kewajiban pelaku usaha terkait UTTP.
  • Studi kasus metrologi legal.

Pelatihan dapat disesuaikan dengan jenis UTTP yang digunakan oleh peserta.


Pelatihan Pengelolaan Alat Ukur

Program ini ditujukan untuk personel yang bertanggung jawab terhadap alat ukur perusahaan.

Materi dapat mencakup:

  • Inventarisasi alat ukur.
  • Identifikasi alat.
  • Penomoran.
  • Klasifikasi alat.
  • Penentuan status alat.
  • Program kalibrasi.
  • Penentuan interval kalibrasi.
  • Verifikasi.
  • Perawatan.
  • Perbaikan.
  • Pengendalian alat tidak sesuai.
  • Penyimpanan.
  • Dokumentasi.
  • Evaluasi riwayat alat.

Pelatihan Berbasis Kebutuhan Perusahaan

Salah satu keunggulan layanan pelatihan Sasukutta adalah materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik perusahaan.

Sebelum pelatihan, kebutuhan peserta dapat diidentifikasi berdasarkan:

  • Jenis industri.
  • Jabatan peserta.
  • Tingkat kompetensi.
  • Jenis alat ukur.
  • Sistem manajemen yang diterapkan.
  • Permasalahan yang dihadapi.
  • Target kompetensi.
  • Kebutuhan audit.
  • Kebutuhan operasional.

Dengan demikian, pelatihan tidak hanya berisi teori, tetapi dapat diarahkan pada permasalahan nyata yang dihadapi peserta di tempat kerja.


In-House Training

In-house training merupakan pelatihan yang diselenggarakan khusus untuk perusahaan atau organisasi tertentu.

Keuntungan in-house training antara lain:

  • Materi dapat disesuaikan.
  • Peserta berasal dari organisasi yang sama.
  • Studi kasus dapat menggunakan kondisi perusahaan.
  • Jadwal dapat disesuaikan.
  • Pelatihan dapat dilakukan di lokasi pelanggan.
  • Lebih efektif untuk meningkatkan kompetensi satu tim.

Topik dapat dirancang berdasarkan kebutuhan organisasi.


Workshop dan Bimbingan Teknis

Selain pelatihan formal, Sasukutta dapat memberikan workshop dan bimbingan teknis yang lebih berorientasi pada praktik.

Contohnya:

  • Workshop perhitungan ketidakpastian.
  • Workshop penyusunan dokumen ISO/IEC 17025.
  • Workshop pengelolaan alat ukur.
  • Workshop evaluasi sertifikat kalibrasi.
  • Bimbingan teknis audit internal.
  • Bimbingan teknis pengelolaan UTTP.
  • Workshop penyusunan program kalibrasi.
  • Pendampingan penerapan sistem manajemen.

Pendampingan Implementasi

Setelah mengikuti pelatihan, organisasi terkadang membutuhkan bantuan dalam menerapkan materi di tempat kerja.

Sasukutta dapat memberikan pendampingan implementasi agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan ke dalam proses organisasi.

Pendampingan dapat mencakup:

Identifikasi kebutuhan → Penyusunan rencana → Implementasi → Evaluasi → Perbaikan → Pemantauan

Pendekatan ini membantu organisasi tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kegiatan nyata.


Manfaat Konsultasi & Pelatihan

Dengan memanfaatkan layanan Konsultasi & Pelatihan Sasukutta, organisasi dapat memperoleh manfaat antara lain:

Meningkatkan Kompetensi Personel

Personel mendapatkan pemahaman dan keterampilan yang relevan dengan pekerjaan mereka.

Meningkatkan Keandalan Pengukuran

Pemahaman metrologi yang baik membantu personel menggunakan dan mengelola alat ukur dengan benar.

Mendukung Penerapan Standar

Pelatihan dan konsultasi dapat membantu organisasi memahami penerapan ISO/IEC 17025, ISO 9001, dan standar terkait lainnya.

Mengurangi Kesalahan

Kompetensi personel yang lebih baik dapat membantu mengurangi kesalahan dalam pengukuran, pengolahan data, dokumentasi, dan pengelolaan alat.

Meningkatkan Efektivitas Sistem

Konsultasi membantu organisasi menemukan area yang perlu diperbaiki dan menentukan tindakan yang lebih tepat.

Mendukung Persiapan Audit

Personel dapat memahami persyaratan dan mempersiapkan organisasi menghadapi kegiatan audit secara lebih baik.


Konsultasi & Pelatihan untuk Berbagai Sektor

Layanan Sasukutta dapat diberikan kepada berbagai organisasi, antara lain:

  • Industri manufaktur.
  • Industri kelapa sawit.
  • Pertambangan.
  • Minyak dan gas.
  • Industri pangan.
  • Industri kimia.
  • Perusahaan perdagangan.
  • Laboratorium.
  • Instansi pemerintah.
  • Perusahaan jasa.
  • Perguruan tinggi.
  • Lembaga pendidikan.
  • Perusahaan yang memiliki laboratorium.
  • Organisasi yang menggunakan banyak alat ukur.

Mengapa Memilih Konsultasi & Pelatihan Sasukutta?

PT Sasukutta Metrologi Indonesia memiliki fokus dan pengalaman di bidang metrologi, pengukuran, kalibrasi, metrologi legal, serta sistem manajemen.

Pendekatan pelatihan dan konsultasi diarahkan agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menghubungkannya dengan kebutuhan pekerjaan.

Keunggulan layanan meliputi:

Berbasis kompetensi metrologi
Materi dan konsultasi berorientasi pada prinsip pengukuran dan metrologi.

Praktis dan aplikatif
Materi dapat menggunakan studi kasus dan permasalahan nyata.

Dapat disesuaikan
Program dapat disesuaikan dengan jenis industri dan kebutuhan peserta.

Mendukung sistem manajemen
Materi dapat dikaitkan dengan penerapan ISO/IEC 17025, ISO 9001, dan kebutuhan sistem manajemen lainnya.

In-house training
Pelatihan dapat diselenggarakan khusus untuk perusahaan.

Pendampingan implementasi
Konsultasi dapat dilanjutkan dengan pendampingan penerapan di organisasi.


Konsultasikan Kebutuhan Anda

Tidak yakin pelatihan apa yang sesuai untuk tim Anda? Mengalami permasalahan dalam pengelolaan alat ukur, kalibrasi, ketidakpastian pengukuran, ISO/IEC 17025, atau metrologi legal?

PT Sasukutta Metrologi Indonesia siap membantu mengidentifikasi kebutuhan konsultasi dan pengembangan kompetensi organisasi Anda.

Pelanggan dapat menyampaikan:

  • Profil organisasi.
  • Bidang usaha.
  • Jumlah peserta.
  • Jabatan peserta.
  • Permasalahan yang dihadapi.
  • Topik yang dibutuhkan.
  • Jenis alat ukur yang digunakan.
  • Standar yang diterapkan.
  • Target pelatihan atau konsultasi.

Berdasarkan informasi tersebut, program dapat disusun agar lebih relevan dengan kebutuhan dan kondisi organisasi.

Komitmen Sasukutta

PT Sasukutta Metrologi Indonesia berkomitmen membantu organisasi meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, keandalan sistem pengukuran, dan efektivitas penerapan sistem manajemen melalui layanan konsultasi, pelatihan, workshop, bimbingan teknis, dan pendampingan.

Sasukutta — berbagi kompetensi, membangun sistem, dan meningkatkan keandalan pengukuran.

 

Produk Alat Ukur

PT Sasukutta Metrologi Indonesia menyediakan berbagai produk alat ukur, alat timbang, alat takar, standar ukur, dan perlengkapan pengukuran untuk mendukung kebutuhan industri, laboratorium, perdagangan, instansi pemerintah, perusahaan jasa, serta berbagai organisasi yang membutuhkan peralatan pengukuran yang sesuai dengan fungsi dan kebutuhan operasional.

Pemilihan alat ukur yang tepat merupakan bagian penting dalam menghasilkan data pengukuran yang dapat dipercaya. Alat ukur tidak hanya perlu memiliki spesifikasi yang sesuai, tetapi juga harus dipilih berdasarkan besaran yang diukur, rentang ukur, resolusi, akurasi, kondisi penggunaan, lingkungan kerja, metode pengukuran, serta kebutuhan ketertelusuran.

Oleh karena itu, PT Sasukutta Metrologi Indonesia tidak hanya menyediakan produk alat ukur, tetapi juga membantu pelanggan dalam menentukan solusi peralatan pengukuran yang sesuai dengan kebutuhan teknis dan operasional.


Penyedia Produk Alat Ukur

Sasukutta menyediakan berbagai jenis produk alat ukur sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Produk dapat digunakan untuk:

  • Laboratorium.
  • Industri.
  • Manufaktur.
  • Quality Control.
  • Quality Assurance.
  • Engineering.
  • Produksi.
  • Inspeksi.
  • Penelitian.
  • Perdagangan.
  • Pergudangan.
  • Proses monitoring.
  • Pengujian.
  • Kegiatan operasional lainnya.

Jenis produk yang tersedia dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan dan ketersediaan produk dari produsen atau pemasok.


Kategori Produk Alat Ukur

Produk alat ukur yang dapat disediakan Sasukutta dapat mencakup berbagai kelompok peralatan, antara lain:

Alat Ukur Massa

  • Timbangan elektronik.
  • Timbangan meja.
  • Timbangan platform.
  • Timbangan lantai.
  • Timbangan industri.
  • Neraca.
  • Timbangan presisi.
  • Timbangan analitik.
  • Anak timbangan.
  • Perlengkapan sistem penimbangan.

Alat Ukur Suhu

  • Thermometer.
  • Digital thermometer.
  • Infrared thermometer.
  • Thermohygrometer.
  • Temperature data logger.
  • Temperature indicator.
  • Temperature transmitter.
  • Sensor suhu.
  • Thermocouple.
  • RTD.

Alat Ukur Tekanan

  • Pressure gauge.
  • Digital pressure gauge.
  • Pressure transmitter.
  • Manometer.
  • Pressure calibrator.
  • Pressure sensor.
  • Peralatan pengukuran tekanan lainnya.

Alat Ukur Dimensi dan Panjang

  • Jangka sorong.
  • Mikrometer.
  • Dial indicator.
  • Height gauge.
  • Thickness gauge.
  • Steel ruler.
  • Measuring tape.
  • Gauge dan perlengkapan pengukuran dimensi lainnya.

Alat Ukur Kelistrikan

  • Multimeter.
  • Clamp meter.
  • Insulation tester.
  • Electrical tester.
  • Digital meter.
  • Power meter.
  • Electrical measurement equipment.
  • Peralatan pengukuran listrik lainnya.

Alat Ukur Waktu dan Frekuensi

  • Stopwatch.
  • Timer.
  • Frequency meter.
  • Frequency counter.
  • Time measurement equipment.
  • Peralatan pengukuran waktu dan frekuensi lainnya.

Alat Ukur Lingkungan

  • Thermohygrometer.
  • Hygrometer.
  • Environmental data logger.
  • Lux meter.
  • Sound level meter.
  • Air quality measuring equipment.
  • Peralatan monitoring lingkungan lainnya.

Alat Ukur Volume

  • Gelas ukur.
  • Pipet.
  • Buret.
  • Flask.
  • Beaker.
  • Volumetric equipment.
  • Peralatan pengukuran volume lainnya.

Jenis produk yang tersedia dapat berubah sesuai dengan kebutuhan, merek, spesifikasi, dan ketersediaan dari produsen atau pemasok.


Alat Ukur untuk Laboratorium

Sasukutta menyediakan berbagai alat ukur dan peralatan pendukung laboratorium untuk kebutuhan:

  • Penelitian.
  • Pengujian.
  • Analisis.
  • Quality Control.
  • Kalibrasi.
  • Pendidikan.
  • Pengembangan produk.

Pemilihan alat laboratorium perlu mempertimbangkan tingkat akurasi, resolusi, rentang ukur, metode penggunaan, lingkungan, dan kebutuhan ketertelusuran.

Sasukutta dapat membantu pelanggan menentukan spesifikasi alat yang sesuai sebelum melakukan pengadaan.


Alat Ukur untuk Industri

Lingkungan industri membutuhkan alat ukur yang mampu bekerja secara konsisten pada kondisi operasional tertentu.

Sasukutta dapat membantu menyediakan alat ukur untuk kebutuhan:

  • Produksi.
  • Monitoring proses.
  • Quality Control.
  • Maintenance.
  • Engineering.
  • Inspeksi.
  • Pengujian.
  • Warehouse.
  • Incoming inspection.
  • Final inspection.

Pemilihan alat disesuaikan dengan kebutuhan proses dan kondisi penggunaan.


Konsultasi Pemilihan Alat Ukur

Membeli alat ukur bukan hanya memilih berdasarkan harga atau merek.

Sebelum memilih produk, perlu diperhatikan beberapa aspek seperti:

  • Apa yang akan diukur?
  • Besaran apa yang digunakan?
  • Berapa rentang pengukuran?
  • Berapa resolusi yang dibutuhkan?
  • Berapa tingkat ketelitian yang diperlukan?
  • Bagaimana kondisi lingkungan?
  • Apakah alat digunakan di laboratorium atau lapangan?
  • Apakah membutuhkan data logging?
  • Apakah membutuhkan komunikasi digital?
  • Apakah alat membutuhkan kalibrasi?
  • Apakah alat digunakan untuk kegiatan metrologi legal?

Sasukutta dapat membantu pelanggan melakukan konsultasi dan identifikasi kebutuhan alat ukur sebelum pengadaan.


Pemilihan Spesifikasi Alat Ukur

Spesifikasi merupakan salah satu faktor terpenting dalam pemilihan alat ukur.

Sasukutta membantu pelanggan mempertimbangkan:

Rentang Ukur

Rentang alat harus sesuai dengan nilai yang akan diukur.

Resolusi

Resolusi perlu disesuaikan dengan tingkat detail pengukuran yang dibutuhkan.

Akurasi

Tingkat akurasi perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan proses dan toleransi yang ditetapkan.

Kondisi Lingkungan

Temperatur, kelembapan, debu, getaran, tekanan, dan kondisi lingkungan lainnya dapat memengaruhi pemilihan alat.

Metode Pengukuran

Alat harus sesuai dengan metode pengukuran yang digunakan.

Frekuensi Penggunaan

Alat untuk penggunaan intensif mungkin membutuhkan spesifikasi dan konstruksi yang berbeda dengan alat untuk penggunaan sesekali.

Ketertelusuran

Untuk kebutuhan tertentu, alat ukur perlu dikelola dalam sistem kalibrasi dan ketertelusuran yang sesuai.


Pengadaan Alat Ukur

Sasukutta dapat membantu pelanggan dalam proses pengadaan alat ukur sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi yang telah ditentukan.

Proses pengadaan dapat meliputi:

Identifikasi kebutuhan → Penentuan spesifikasi → Pemilihan produk → Penawaran → Pengadaan → Pemeriksaan → Kalibrasi bila diperlukan → Serah terima

Pendekatan ini membantu pelanggan menghindari kesalahan dalam memilih produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan pengukuran.


Penyediaan Alat Ukur Sesuai Kebutuhan

Sasukutta dapat membantu menyediakan alat ukur berdasarkan:

  • Merek.
  • Tipe.
  • Spesifikasi.
  • Rentang ukur.
  • Kapasitas.
  • Resolusi.
  • Akurasi.
  • Jumlah unit.
  • Kebutuhan khusus pelanggan.

Apabila pelanggan sudah memiliki spesifikasi atau merek tertentu, informasi tersebut dapat digunakan sebagai dasar dalam proses penyediaan.


Alat Ukur dengan Kebutuhan Kalibrasi

Untuk alat ukur yang digunakan dalam kegiatan yang membutuhkan hasil pengukuran terpercaya, pelanggan perlu memperhatikan aspek kalibrasi.

Sasukutta dapat membantu pelanggan mengintegrasikan kebutuhan:

Pengadaan Alat → Pemeriksaan → Kalibrasi → Dokumentasi → Penggunaan → Pemeliharaan → Kalibrasi Berkala

Hal ini membantu memastikan alat yang baru diperoleh dapat dikelola sebagai bagian dari sistem pengukuran perusahaan.

Untuk kebutuhan kalibrasi terakreditasi, layanan mengikuti ruang lingkup akreditasi laboratorium Sasukutta yang berlaku.


Alat Ukur untuk Kebutuhan Metrologi Legal

Untuk alat yang termasuk dalam kategori UTTP (Alat Ukur, Alat Takar, Alat Timbang dan Perlengkapannya), pemilihan produk perlu memperhatikan ketentuan metrologi legal yang berlaku.

Sebelum melakukan pengadaan, pelanggan dapat berkonsultasi mengenai:

  • Jenis UTTP.
  • Fungsi alat.
  • Kapasitas.
  • Merek.
  • Tipe.
  • Persetujuan tipe.
  • Kebutuhan tera.
  • Kebutuhan tera ulang.
  • Persyaratan teknis.
  • Penggunaan alat.

Sasukutta juga menyediakan jasa pengurusan dan pendampingan metrologi legal, termasuk kebutuhan tera/tera ulang dan persetujuan tipe sesuai dengan ruang lingkup layanan.


Alat Ukur dan Standar Ukur

Selain alat ukur untuk kegiatan operasional, Sasukutta dapat membantu menyediakan standar ukur dan perlengkapan pendukung pengukuran sesuai kebutuhan.

Standar ukur dapat digunakan sebagai acuan dalam:

  • Kalibrasi.
  • Verifikasi.
  • Pengujian.
  • Pemeriksaan.
  • Pengendalian alat ukur.

Pemilihan standar harus mempertimbangkan kebutuhan ketelitian, rentang ukur, ketertelusuran, dan metode yang digunakan.


Produk Alat Ukur untuk Laboratorium Kalibrasi

Untuk laboratorium yang melakukan kegiatan kalibrasi, kebutuhan alat tidak hanya berupa alat ukur biasa, tetapi juga dapat mencakup:

  • Standar ukur.
  • Reference standard.
  • Measurement standard.
  • Peralatan pendukung.
  • Sensor.
  • Data acquisition system.
  • Peralatan monitoring lingkungan.
  • Peralatan pendukung pengukuran.

Sasukutta dapat membantu pelanggan mengidentifikasi kebutuhan peralatan berdasarkan besaran, metode kalibrasi, rentang ukur, dan kebutuhan ketidakpastian pengukuran.


Produk Alat Ukur untuk Quality Control

Dalam kegiatan Quality Control, alat ukur digunakan untuk memastikan produk dan proses memenuhi spesifikasi.

Produk dapat digunakan untuk:

  • Incoming inspection.
  • In-process inspection.
  • Final inspection.
  • Monitoring proses.
  • Pemeriksaan dimensi.
  • Pemeriksaan suhu.
  • Pemeriksaan tekanan.
  • Pemeriksaan massa.
  • Pemeriksaan parameter lainnya.

Pemilihan alat perlu mempertimbangkan toleransi produk sehingga kemampuan alat sesuai dengan kebutuhan proses.


Pemeriksaan Produk Sebelum Digunakan

Setelah alat diterima, pelanggan perlu melakukan pemeriksaan awal.

Pemeriksaan dapat meliputi:

  • Kondisi fisik.
  • Kelengkapan produk.
  • Nomor seri.
  • Merek dan tipe.
  • Spesifikasi.
  • Aksesori.
  • Dokumen.
  • Manual.
  • Sertifikat apabila tersedia.
  • Kondisi kemasan.
  • Fungsi dasar.

Untuk kebutuhan tertentu, alat dapat dilanjutkan dengan kalibrasi atau verifikasi sebelum digunakan.


Layanan Purnajual

Sasukutta tidak hanya berfokus pada penyediaan produk, tetapi juga membantu pelanggan dalam pengelolaan alat setelah pembelian.

Dukungan purnajual dapat mencakup:

  • Konsultasi penggunaan.
  • Konsultasi teknis.
  • Pemeriksaan kondisi.
  • Perawatan.
  • Perbaikan.
  • Kalibrasi.
  • Verifikasi.
  • Penggantian komponen sesuai kebutuhan dan ketersediaan.
  • Konsultasi pengelolaan alat ukur.

Dengan demikian, pelanggan dapat memperoleh solusi yang lebih lengkap dalam mengelola peralatan pengukurannya.


Integrasi Produk dengan Layanan Sasukutta

Salah satu keunggulan Sasukutta adalah kemampuan untuk menghubungkan produk alat ukur dengan layanan metrologi lainnya.

Contohnya:

Pengadaan Alat Baru

Konsultasi → Pemilihan Produk → Pengadaan → Pemeriksaan → Kalibrasi → Penggunaan

Alat Mengalami Kerusakan

Pemeriksaan → Perbaikan → Pengujian → Kalibrasi bila diperlukan → Penggunaan

UTTP Baru

Konsultasi → Pemilihan UTTP → Pengadaan → Persetujuan Tipe sesuai kebutuhan → Tera → Penggunaan

Pengelolaan Alat Ukur Perusahaan

Inventarisasi → Identifikasi → Kalibrasi → Pemeliharaan → Monitoring → Kalibrasi Berkala

Pendekatan terintegrasi ini membantu pelanggan mendapatkan solusi pengukuran secara menyeluruh, bukan hanya membeli produk.


Dokumentasi dan Identifikasi Alat

Untuk organisasi yang memiliki banyak alat ukur, identifikasi produk sangat penting.

Informasi yang dapat dikelola antara lain:

  • Nama alat.
  • Merek.
  • Tipe/model.
  • Nomor seri.
  • Nomor inventaris.
  • Kapasitas.
  • Rentang ukur.
  • Resolusi.
  • Lokasi.
  • Pemilik alat.
  • Status kalibrasi.
  • Tanggal kalibrasi.
  • Jadwal kalibrasi berikutnya.
  • Status penggunaan.

Sistem identifikasi tersebut membantu perusahaan mengendalikan alat ukur sepanjang siklus hidupnya.


Produk Alat Ukur untuk Berbagai Industri

Produk yang disediakan Sasukutta dapat mendukung kebutuhan berbagai sektor, antara lain:

  • Manufaktur.
  • Kelapa sawit.
  • Pertambangan.
  • Minyak dan gas.
  • Energi.
  • Industri pangan.
  • Industri kimia.
  • Farmasi.
  • Laboratorium.
  • Perdagangan.
  • Pergudangan.
  • Logistik.
  • Transportasi.
  • Konstruksi.
  • Engineering.
  • Pendidikan.
  • Instansi pemerintah.
  • Sektor usaha lainnya.

Jenis produk disesuaikan dengan kebutuhan dan spesifikasi masing-masing sektor.


Mengapa Memilih Produk Alat Ukur dari Sasukutta?

Dengan memilih PT Sasukutta Metrologi Indonesia sebagai mitra penyedia alat ukur, pelanggan mendapatkan lebih dari sekadar produk.

Konsultasi Teknis

Pelanggan dapat berkonsultasi mengenai spesifikasi dan kebutuhan alat sebelum melakukan pembelian.

Solusi Sesuai Kebutuhan

Produk dipilih berdasarkan kebutuhan pengukuran, bukan hanya berdasarkan harga atau merek.

Dukungan Metrologi

Sasukutta memiliki kompetensi di bidang metrologi sehingga kebutuhan alat dapat dikaitkan dengan aspek pengukuran dan ketertelusuran.

Terintegrasi dengan Kalibrasi

Untuk jenis alat dan kebutuhan yang sesuai, pengadaan dapat diintegrasikan dengan layanan kalibrasi.

Dukungan Perawatan dan Perbaikan

Setelah pembelian, pelanggan dapat memperoleh dukungan layanan perawatan dan perbaikan sesuai jenis produk.

Dukungan Metrologi Legal

Untuk UTTP, pelanggan dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan tera, tera ulang, dan persetujuan tipe sesuai ketentuan yang berlaku.


Konsultasikan Kebutuhan Alat Ukur Anda

Tidak yakin alat ukur apa yang sesuai untuk kebutuhan perusahaan?

PT Sasukutta Metrologi Indonesia siap membantu menentukan solusi alat ukur berdasarkan kebutuhan pengukuran Anda.

Untuk memperoleh rekomendasi yang lebih tepat, pelanggan dapat menyampaikan:

  • Jenis pengukuran yang dibutuhkan.
  • Objek yang akan diukur.
  • Rentang pengukuran.
  • Tingkat ketelitian yang dibutuhkan.
  • Kondisi lingkungan.
  • Jumlah alat.
  • Lokasi penggunaan.
  • Kebutuhan kalibrasi.
  • Kebutuhan metrologi legal apabila merupakan UTTP.
  • Merek atau tipe yang diinginkan apabila sudah ditentukan.

Tim Sasukutta dapat membantu melakukan identifikasi awal dan memberikan rekomendasi produk sesuai dengan kebutuhan.


Komitmen Sasukutta

PT Sasukutta Metrologi Indonesia berkomitmen menyediakan solusi alat ukur yang mendukung kebutuhan pengukuran pelanggan, mulai dari konsultasi, pemilihan produk, pengadaan, kalibrasi, perawatan, perbaikan, hingga pengelolaan metrologi sesuai dengan kebutuhan.

Dengan menggabungkan produk dan layanan metrologi, Sasukutta membantu pelanggan membangun sistem pengukuran yang lebih terencana, andal, dan sesuai dengan kebutuhan operasional.

Sasukutta — menyediakan alat ukur, menghadirkan solusi pengukuran.